KARIB …..


Berkabarlah mengenai malammalammu yang terlalu,
atau tentang keterlelapanmu yang tak pernah terganggu,
berkisahlah sekali-kali tentang kebisuanmu,
atau tentang jarum-jarum yang selalu menggigilkan tubuhmu,
Sekali-kali kita menjadi sepasang pendongeng hikayat-hikayat tuah
berkisah tentang dusta yang selalu tumpah
Aku memang tak pernah tajam mengenalmu,
Namun, sesekali titipkanlah pesan padaku
tentang matamu yang selalu sembunyi
juga hatimu yang selalu hati-hati
Jika kelak kita akan bertemu
saling bertamu
kita saling bercerita tentang pelarian kita dari tanah pesakitan
jangan terbahak menertawakan kewajiban yang tak pernah engkau habiskan
sebab dengan begitu engkau menertawakan kebohonganmu tentang kebebasan
juga jangan sekali-kali engkau terisak menangisi apa yang belum engkau lunasi
sebab dengan begitu engkau mempecundangi dirimu dengan alasan hutang janji yang tak pernah engkau tepati,

Bukankah begitu, Karib?

NB:
Sesekali aku meminjam matamu
untuk mengenalimu dalam pecahan-pecahan ngilu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s